FASILITASI RENCANA PEMBANGUNAN

PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI

DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

ABSTRAK

Perguruan Tinggi Vokasi merupakan pendidikan tinggi terapan yang mempersiapkan Mahasiswa untuk bekerja secara profesional dalam bidang keahlian tertentu. Perguruan tinggi Vokasi juga merupakan ujung tombak penyedia tenaga kerja yang diharapkan mampu menghasilkan tenaga kerja yang berdaya saing dan terampil, sehingga relevan dengan tuntutan dunia usaha dan industry (DUDI) yang terus menerus berkembang. Selain itu melimpahnya sumber daya bidang pertanian, perkebunan, kehutanan dan sumber daya laut maupun pertambangan yang merupakan potensi besar yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Tujuan dari Kegiatan Fasilitasi Rencana Pembangunan Program Pendidikan Vokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara adalah 1) Terwujudnya Grand Design Program Pendidikan Vokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara. 2) Terbitnya Regulasi yang di tetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terkait Program Pendidikan Vokasi kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan Universitas Muhammadiyah Malang. 3) Tersedianya Data dan Informasi Program Studi Vokasi yang Potensial dikembangkan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Program studi yang direncanakan dibuka adalah bidang keahlian ( Agrokomplek, Kesehatan, Teknologi, Informasi dan Komunikasi, Pariwisata, Manajemen Logistik dan Pengembangan Ekonomi Kreatif ). Adapun lokasi Rencana Pembangunan Perguruan TInggi Vokasi adalah Desa Mulawarman Kecamatan Tenggarong Seberang dengan memanfaatkan Lahan Eks Tambang milik PT. Kayan Putra Utama Coal (KPUC) seluas 93 Ha. Rencana Pembangunan Perguruan Tinggi Vokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara mendapat dukungan dari berbagai pihak dan oleh karena itu sangan diperlukan dukungan Anggaran dan Sarana Prasarana Pendukung, baik dari Pemerintah maupun Dana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP).

Rekomendasi

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat direkomendasikan bahwa:

  1. Guna mempercepat operasional Perguruan Tinggi Vokasi, pihak pengelola diharapkan merancang grand desain Perguruan Tinggi Vokasi sesuai dengan karateristik dan kebutuhan masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara serta menyeleraskan dengan visi dan misi Perguruan tinggi vokasi tersebut.
  2. Pemerintah Daerah diharapkan memberikan landasan yang kuat terhadap berdirinya Perguruan TInggi Vokasi melalui penerbitan regulasi terkait program pendidikan vokasi hasil kerjasama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan Universitas Muhammadiyah Malang dan PT.Kayan Putra Utama Coal (KPUC).
  3. Pemilihan lokasi untuk pendirian Perguruan TInggi Vokasi harus mampu mendukung seluruh kegiatan Perguruan tinggi termasuk akses yang mudah dan didukung oleh kondisi alam. Jika menggunakan lahan eks tambang maka perlu direklamasi terlebih dahulu dan perlu dilakukan kajian mendalam baik fisik maupun sumber daya oleh para ahli terhadap perencanaan pendirian Perguruan Tinggi Vokasi di Kukar, sehingga mampu menjadi acuan dalam implementasi program tersebut.
  4. Memanfaatkan lahan BANDIKLAT L1, Sanggar Kegiatan Belanja (SKB), Agro Techno Park di Bangunan Rejo, lahan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di Manunggal Jaya, dan lahan di Separi sebelum berdirinya gedung perguruan Tinggi Vokasi.
  5. Guna mendapatkan dukungan dan rasa memiliki Perguruan Tinggi Vokasi dari masyarakat desa Mulawarman, sebaikanya perlu pelibatan lembaga masyarakat di Desa Mulawarman dalam pengelola Yayasan perguruan Tinggi Vokasi.
  6. Untuk mengurangi persaingan antar Perguruan Tinggi di Kutai Kartanegara, maka Pemerintah Daerah perlu memperhatikan dan melakukan pembinaan semua perguruan tinggi yang ada di Kutai Kartanegara.