FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) PENGELOLAAN MUSEUM LESONG BATU DI KECAMATAN MUARA KAMAN

Badan Penelitan dan Pengembangan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Museum Lesong Batu  di Kecamatan Muara Kaman, pada hari Senin tanggal 23 Nopember 2020.

Muara Kaman adalah tempat yang mempunyai nilai sejarah yang cukup tinggi bagi bangsa Indonesia. Disanalah letak kerajaan tertua di negeri ini, setelah itu barulah muncul kerajaan tertua kedua dipulau jawa yaitu Kerajaan Taruma Nagara di Jawa Barat.

Jejak sejarah Kerajaan Kutai tersebut dapat diketahui dari banyaknya penemuan benda bersejarah disekitar wilayah Muara Kaman, berupa Prasasti yupa,alur Parit yang diperkirakan merupakan sebuah benteng atau saluran irigasi pada zaman tersebut,  patung kura-kura, patung kepala Babi, Arca, dan berbagai jenis pecahan keramik ditemukan. Selain itu beberapa dari barang peninggalan yang ditemukan di perjual belikan, juga minimnya perawatan terhadap situs-situs yang ada sehingga situs yang telah ditemukan mengalami kerusakan.

Dalam acara Fokus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu di Museum Lesong Batu Muara Kaman dengan tema Pengelolaan Museum Lesong Batu Muara Kaman, dipaparkan tentang syarat berdirinya Museum dan manfaat serta fungsi museum,  selain itu juga dikatakan bahwa selama ini pengelolaan Museum tersebut tidak berjalan dengan sebagaimana yang diharapkan terjadi beberapa kali perpindahan pengelolaan dari dinas pariwisata kemudian berpindah pengelolaan kepada dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kurangnya jumlah personil dan kurang Sumberdaya Manusia merupakan salahsatu penyebab kurang maksimalnya pengelolaan Museum lesong Batu tersebut, kendala lain adalah sampai dengan saat ini belum ada Surat Keputasan Bupati tentang Pemberian Nama Museum Lesong Batu sehingga ketika ada bantuan dari pemerintah untuk pembangunan, pemeliharan, dan perawatan Museum tidak dapat disalurakan.

Peserta FGD juga mengharapakan agar pihak yang terkait segera membuatkan regulasi Perbup atau Perda yang berkaitan dengan   permuseuman  agar pengelolaan Museum  khususnya Museum Lesong Batu Muara Kaman dapal dilakukan lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Balitbangda Ir. H. Ahmad Hardi Dwi Putra mengatankan bahwa tujuan FGD ini agar  menghasilkan rekomnedasi yang dapat digunakan Pemerintah daerah mengambil kebijakan dalam pengelolaan Museum Lesung Batu menjadi lebih baik, yang bukan hanya tempat untuk menyimpan, memajang dan sebagai media pendidikan sejarah tetapi juga mempunyai dampak ekonomi yang baik bagi warga Sekitar Museum Lesong Batu Muara Kaman. Nrm.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × five =