SEMINAR HASIL KAJIAN FASILITASI LANJUTAN KERAJAAN KUTAI MULAWARMAN ING MARTADIPURA

TENGGARONG – Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar Seminar Hasil Kajian Fasilitasi Lanjutan Kerajaan Kutai Mulawarman Ing Martadipura, pada hari kamis 26 Nopember 2020 yang bertempat di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara

Seminar Hasil tersebut di buka langsung oleh Kepala Badan Balitbangda Ir. H. Ahmad Hardi Dwi Putra

Kawasan Muara Kaman merupakan kawasan yang banyak mengandung misteri tentang kesejahteraan sejak masa kerajaan Mulawarman Abad IV/VM, sampai dengan akhir abad XIX.

Peninggalan yang ada memberikan corak keberagaman religi, baik Hindu/Budha maupun Islam di kawasan ini

Beberapa situs penting yang ada di Muara Kaman antara lain Nusa Martapura, Situs Tanjung Gelombang, dan Situs Tanjung Serati. Kegiatan Fasilitasi Lanjutan Kerajaan Kutai Mulawarman Ing Martadipura bertujuan menelusuri peninggalan yang masih ada.

SEMINAR HASIL KAJIAN OPTIMALISASI PENERAPAN REGULASI TERKAIT KEMUDAHAN INVESTASI DAERAH

TENGGARONG – Badan Penelitian dan Pengembangan daerah Kabupaten Kutai Kartanegara mengadakan seminar Kajian Optimalisasi Penerapan Regulasi Terkait Kemudahan Investasi Daerah , acara tersebut di adakan pada tanggal 25 Nopember 2020 yang bertempat di Kedatonan Kesultanan Kutai Kartanegara, dan acara tersebut di buka langsung oleh Kepala Badan Balitbangda Ir. H. Ahmad Hardi Dwi Putra.

Kenyataan menunjukkan bahwa penerapan regulasi kemudahan berinvestasi di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara selama ini dipandang belum optimal mendukung investasi yang kondusif.

Berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan maka dapat di simpulkan bahwa penerapan regulasi di Kutai Kartanegara sudah berjalan efektif yang telah dilakukan melalui standar dan manajemen Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Pelayanan Penerbitan Berusaha PPB, serta keberadaan dan ketersediaan regulasi tidak adanya diskriminasi dan adanya keterbukaan pelaksanaan regulasi (kebijakan) belum cukup memberikan faktor kemudahan dalam berinvestasi, dan belu di tindak lanjutinya amanah peraturan pemerintah yang terkait pemberian insentif kepada pelaku usaha.

Maka disarankan ukntuk meningkatkan intensitas komunikasi lintas instansi, serta peningkatan kapasitas internal terkait dengan penyediaan SDM, yang kompeten dan berintegritasm sarana dan prasarana yang memadai dan berkualitas, sosialisasi dan promosi investasi diperlukan dukungan anggaran yang maksimal dari pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara agar bisa menarik minat oara pemilik modal untuk berinvestasi di Kutai Kartanegara, dan juga Dinasi Penenaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) disarankan untuk menghadirkan investor yang diharapkan mengurangi angka penggauran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi.

FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) PENGELOLAAN MUSEUM LESONG BATU DI KECAMATAN MUARA KAMAN

Badan Penelitan dan Pengembangan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Museum Lesong Batu  di Kecamatan Muara Kaman, pada hari Senin tanggal 23 Nopember 2020.

Muara Kaman adalah tempat yang mempunyai nilai sejarah yang cukup tinggi bagi bangsa Indonesia. Disanalah letak kerajaan tertua di negeri ini, setelah itu barulah muncul kerajaan tertua kedua dipulau jawa yaitu Kerajaan Taruma Nagara di Jawa Barat.

Jejak sejarah Kerajaan Kutai tersebut dapat diketahui dari banyaknya penemuan benda bersejarah disekitar wilayah Muara Kaman, berupa Prasasti yupa,alur Parit yang diperkirakan merupakan sebuah benteng atau saluran irigasi pada zaman tersebut,  patung kura-kura, patung kepala Babi, Arca, dan berbagai jenis pecahan keramik ditemukan. Selain itu beberapa dari barang peninggalan yang ditemukan di perjual belikan, juga minimnya perawatan terhadap situs-situs yang ada sehingga situs yang telah ditemukan mengalami kerusakan.

Dalam acara Fokus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu di Museum Lesong Batu Muara Kaman dengan tema Pengelolaan Museum Lesong Batu Muara Kaman, dipaparkan tentang syarat berdirinya Museum dan manfaat serta fungsi museum,  selain itu juga dikatakan bahwa selama ini pengelolaan Museum tersebut tidak berjalan dengan sebagaimana yang diharapkan terjadi beberapa kali perpindahan pengelolaan dari dinas pariwisata kemudian berpindah pengelolaan kepada dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kurangnya jumlah personil dan kurang Sumberdaya Manusia merupakan salahsatu penyebab kurang maksimalnya pengelolaan Museum lesong Batu tersebut, kendala lain adalah sampai dengan saat ini belum ada Surat Keputasan Bupati tentang Pemberian Nama Museum Lesong Batu sehingga ketika ada bantuan dari pemerintah untuk pembangunan, pemeliharan, dan perawatan Museum tidak dapat disalurakan.

Peserta FGD juga mengharapakan agar pihak yang terkait segera membuatkan regulasi Perbup atau Perda yang berkaitan dengan   permuseuman  agar pengelolaan Museum  khususnya Museum Lesong Batu Muara Kaman dapal dilakukan lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Balitbangda Ir. H. Ahmad Hardi Dwi Putra mengatankan bahwa tujuan FGD ini agar  menghasilkan rekomnedasi yang dapat digunakan Pemerintah daerah mengambil kebijakan dalam pengelolaan Museum Lesung Batu menjadi lebih baik, yang bukan hanya tempat untuk menyimpan, memajang dan sebagai media pendidikan sejarah tetapi juga mempunyai dampak ekonomi yang baik bagi warga Sekitar Museum Lesong Batu Muara Kaman. Nrm.

SEMINAL HASIL PENYUSUNAN RENCANA INDUK KELITBANGAN (RIK)

Badan Penelitan dan Pengembangan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara menyelenggarakan Seminar Hasil Penyusunan Rencana Induk Kelitbangan (RIK) di Kabupaten Kutai Kartanegara, pada hari Kamis 19 Nopember 2020 yang bertempat di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara.

Peran Kelitbangan di harapkan akan mampu menghasilkan berbagai terobosan baru dalam mendukung optimalisasi kinerja pemda dalam percepatan pembangunan daerah tepat sasaran dan berdaya saing. Maka diperlukan kerangka kebijakan kelitbangan pemerintah dalam negeri dan daerah yang akomodatif

Berdasarkan hasil tersebut maka Rencana Induk Kelitbangan (RIK) merupakan dokumen arah beijakan kelitangan yang memuat strategi pentaapan dan rincian indikasi program di bidang kelitbangan yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu 5 (lima) tahun, yang bertujuan memberikan masukan dalam penyusunan atau perubahan RPJMD serta sasaran Rencana Induk Kelitbangan (RIK) adalah untuk memberikan arah pelaksanaan program kelitbangan pemerintah daerah guna peningkatan kualitas kebijakan/regulasi berbasis kelitbangan.

FINALIS LOMBA KARYA ILMIAH REMAJA TINGKAT SLTA/SEDRAJAD SE- KAB. KUTAI KARTANEGARA TAHUN 2020

kepala badan balitbangda dan sekretaris balitbangda

Tenggarong – Badan Penelitan dan Pengembangan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara menyelenggarakan Final Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) tingkat SLTA/Sederajat Se-Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2020 pada hari kamis, 12 Nopember 2020 yang bertempat di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara.

Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) adalah sebagian dari pengembangan ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

peserta lomba

Acara tersebut di buka langsung oleh Kepala Badan Balitbangda Ir. H. Ahmad Hardi Dwi Putra dan di damping Sekretaris Balitbangda H. Pahmiadi, SE., M.Si,

juri

Setelah Juri menilai, memeriksa dan para siswa melakukan persantasi di lomba tersebut,  maka pada hari sabtu, 14 Nopember 2020 di umumkanlah hasil Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) tingkat SLTA/Sederajat Se-Kabupaten Kutai Kartanegara, daftar pemenang lomba sebagai berikut :

  • MAN 2 KUKAR ( Juara 1 )
  • MAN 2 KUKAR ( Juara 2 )
  • SMA N 2 KOTA BANGUN ( Juara 3 )
  • SMA N 2 KENOHAN ( Juara Harapan 1 )
  • MAN 2 KUKAR ( Juara Harapan 2 )
  • SMA N 1 KEMBANG JANGGUT ( Juara Harapan 3 )
  • MAN 2 KUKAR ( Persentasi Terbaik )
  • SMA N 2 KOTA BANGUN ( Ranking 8 Besar )
  • SMA N 1 LOA JANAN ( Ranking 9 Besar )
  • SMK N 2 TENGGARONG ( Ranking 10 Besar )

Untuk detail lebih lengkap tentang nilai, hasil, judul , dan lainnya silahkan buka/klik tautan ini : HASIL FINAL LKIR KUKAR 2020

SERTIFIKAT DARI KEMENTRIAN RISET DAN TEKNOLOGI/BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL DEPUTI BIDANG PENGUATAN INOVASI

sertifikat

Kementrian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional Deputi Bidang Penguatan Inovasi memberikan apresiasi dan penghargaan sertifikat kepada ” Kabupaten Kutai Kartanegara ” atas keikutsertaan dalam Pemetaan Indeks Daya Saing Daerah untuk mendorong kemandirian dan penguatan daya saing daerah pada hari kebangkitan teknologi nasional ke-25

keikutsertaan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam pemetaan indeks daya saing daerah