KAJIAN UJI EFEKTIFITAS PUPUK ORGANIK LIMBAH PASAR TERHADAP PENINGKATAN KESUBURAN TANAH DAN PRODUKSI TANAMAN SAYURAN DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

ABSTRAK


Tujuan dari kajian ini adalah a).Meningkatnya kesuburan tanah dengan menggunakan pupuk organik limbah pasar di Kabupaten Kutai Kartanegara b).Meningkatnya produksi tanaman sayuran dengan menggunakan pupuk limbah organik pasar di Kabupaten Kutai Kartanegara c).Meningkatnya aplikasi pupuk organik limbah pasar sesuai dengan pengujiannya terhadap tanah dan tanaman sayuran di Kabupaten Kutai Kartanegara.Dengan sasaran Mendapatkan informasi berupa data tentang pengujian pupuk organik limbah pasar terhadap kesuburan tanah di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Mendapatkan informasi berupa data tentang pengujian pupuk organik limbah pasar terhadap produksi sayuran di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Lokasi penelitian dilaksanakan di lima kecamatan dalam Kabupaten Kutai Kartanegara.  Oleh karena itu, tanaman sayur sebagai tanaman uji yang diteliti juga diusahakan berbeda antar satu kecamatan dengan kecamatan yang lain.  Hal ini disebabkan tidak seragamnya jenis sayuran yang diusahakan petani di lima kecamatan tersebut.  Adapun pembagian jenis sayuran yang diteliti dan lokasi penelitiannya adalah sebagai berikut; Kota Bangun-Cabe Besar; Loa Kulu-Tomat; Loa Janan-Kubis Bunga; Muara Jawa-Selada; Samboja- Sawi.

Parameter respon yang merupakan pengamatan utama dalam kajian ini meliputi produktivitas tanah dan pertumbuhan serta hasil tanaman sayuran. Untuk parameter produktivitas tanah meliputi bobot isi tanah, ruang pori total, kemasaman tanah, KTK, dan unsur hara makro tersedia (N, P, dan K), sedangkan untuk parameter hasil sayuran meliputi : bobot buah pada tanaman cabe besar, tomat dan terung serta bobot segar pada selada dan sawi putih.Adapun analisis tanah akan dilaksanakan di Laboratorium Pusat Kajian Hutan Tropika lembab, Universitas Mulawarman dengan prosedur analisis mengacu pada Balai Penelitian Tanah (Balittanah) pada Balai Besar Sumber Daya Lahan, Bogor. Contoh tanah utuh diambil untuk analisis bobot isi tanah dan ruang pori total, sedangkan contoh tanah komposit diambil untuk analisis kemasaman tanah, KTK, dan unsur hara makro tersedia (N, P, dan K).  Contoh tanah awal diambil masing-masing satu buah pada masing-masing kecamatan, sedangkan contoh tanah akhir diambil pada masing-masing perlakuan (36 perlakuan).Untuk mengetahui pengaruh aplikasi pupuk organik limbah pasar terhadap peningkatan kesuburan tanah dan produksi tanaman sayuran dilakukan uji F. Jika pada sidik ragam terdapat pangaruh nyata atau sangat nyata maka dilakukan uji lanjut dengan menggunakan uji Jarak Berganda Duncan pada taraf kepercayaan 5 %. Hasil uji ini akan memperlihatkan efektifitas penggunaan pupuk organik limbah pasar terhadap peningkatan kualitas tanah dan produksi tanaman sayuran.