KAJIAN TINGKAT PENCEMARAN DAS MAHAKAM TERHADAP KONSERVASI PERIKANAN

ABSTRAK

Tujuan Penelitian kajian ini adalah sebagai berikut 1)  Mengetahui sejauh mana dampak terjadinya pencemaran lingkungan  perairan Danau Semayang, Melintang dan sekitar perairan Sungai Mahakam terhadap menurunnya hasil tangkapan ikan, 2) Mengetahui pengaruh pembukaan lahan perkebunan sawit  di sekitar  perairan Danau Semayang, Melintang dan sekitar perairan Sungai Mahakam terhadap menurunnya hasil tangkapan ikan, 3) Mengetahui pengaruh intensitas penggunaan alat tangkap strum listrik dan racun  terhadap menurunnya hasil tangkapan ikan di danau semaytang, danau melintang dan perairan Sungai Mahakam sekitarnya, 4) Menganalisa sejauh mana penurunan fungsi reservat terhadap tersedianya  sumberdaya perikanan di perairan Danau Semayang, Melintang dan sekitar perairan Sungai Mahakam sebagai  lahan konservasi perikanan, 5) Meneliti  tingkat  sedimentasi yang terjadi  secara terus menerus yang berdampak pada menurunnya daya dukung fungsi reservat dalam mendukung perkembangan sumberdaya perikanan di perairan Danau Semayang, Melintang dan sekitar perairan Sungai Mahakam.

Jenis data yang digunakan dalam penelitian dampak pertambangan batubara di Kabupaten Kutai Kartanegara ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer bersumber dari hasil survei langsung di lokasi studi dan hasil penjajakan dengan menggunakan kuisioner kepada responden terpilih.

Data sekunder diperoleh dari instansi-instansi terkait di Kabupaten Kutai Kartanegara seperti Kantor Kecamatan dan Desa atau Kelurahan, Bappeda, Dinas Pertambangan dan Energi, Dinas Pertanian, Dinas perkebunan, dan dinas/instansi lainnya dalam lingkup SKPD Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dalam pengumpulan data, menggunakan berbagai teknik pengumpulan data. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner, observasi, dan wawancara mendalam kepada responden yang ditentukan dengan teknik random (acak), serta studi literatur.  Dalam studi ini menggunakan metode deskriptif. Analisis deskriptif (Deskriftive Analysis) diartikan sebagai analisis untuk menjelaskan dan menggambarkan suatu kondisi dari objek yang dikaji. Analisis deskriptif dilakukan dengan cara mengumpulkan berbagai informasi terkait factor-faktor menurunya hasil tangkapan ikan dan menurunnya daya fungsi reservat.