KAJIAN PEMILIKAN HAK ATAS TANAH DAN PERMASALAHANNYA DI KABUPATEN

KUTAI KARTANEGAR

ABSTRAK

Tujuan Penelitian A).Mengkaji dan menganalisis faktor-faktor yang melatarbelakangi permasalahan status kepemilikan tanah di Kabupaten Kutai Kartanegara. B). Merumuskan permasalahan ataskonflik pertanahan di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Kualitatif serta pendekatan yuridis empiris yaitu suatu penelitian disamping melihat aspek hukum positif juga melihat pada penerapannya atau praktik di lapangan, Spesifikasi penelitian dalam Studi ini berupa penelitian deskriptif analitis. Deskriptif dalam arti bahwa dalam penelitian ini  digunakan untuk menggambarkan dan melaporkan secara rinci dan  sistematis. Data sekunder, yaitu : data yang mendukung keterangan atau menunjang kelengkapan, perpustakaan dan koleksi pustaka, Data Primer, adalah data yang diperoleh secara langsung dari masyarakat, Aparatur dan perusahaan yang dilakukan melalui  wawancara, observasi dan alat lainnya. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pihak yang terkait dengan penelitian yaitu Bagian Administrasi Pertanahan Setkab Kutai Kartanegara, Kantor Pertanahan, Camat & PPAT Kecamatan, masyarakat dan perusahaan.

Lingkup lokasi penelitian adalah Kabupaten Kutai Kartanegara. Namun lokasi sampel penelitian pada 9 (sembilan) kecamatan yaitu : 1) Tenggarong Seberang, 2) Loa Kulu, 3) Loa Janan, 4) Sanga – Sanga, 5) Samboja, 6) Muara Badak, 7) Kota Bangun, 8) Muara Muntai dan 9) Kenohan.