ANALISIS PEMANFAATAN BIOTEKNOLOGI  JERAMI PADI UNTUK PAKAN TERNAK SAPI POTONG

ABSTRAK

Penelitian ini  bertujuan  untuk  pemanfaatan  pakan  dari  jerami  padi  melalui  teknologi  fermentasi  untuk sapi potong, meningkatkan ketersediaan nutrien ransum untuk dapat dimanfaatkan oleh ternak sapi, dan memperoleh nilai tambah asal sapi dengan memanfaatkan jerami padi. Rancangan penelitian menggunakan rancangan deskriptif-kuantitatif. Untuk mengetahui kualitas jerami dilakukan analisis dengan menggunakan metode analisis laboratorium, khususnya untuk mengetahui kandungan nutrisi pakan ternak tersebut.

Beberapa temuan dalam penelitian ini adalah pemberian pakan untuk penggemukan sapi yang memenuhi standar nutrisi terbukti mampu memberikan kenaikan performans kondisi tubuh yang optimal yaitu sedang untuk sapi potong (Sapi Bali), inovasi teknologi fermentasi jerami padi untuk penggemukan sapi layak secara teknis, sehingga dapat direkomendasikan pada wilayah yang memiliki kondisi agroekosistem yang serupa, dan usaha penggemukan sapi potong menguntungkan dengan R-C rasio lebih besar dari satu.  Selanjutnya juga tampak usaha penggemukan mendapatkan keuntungan sebesar Rp.9.850/ekor/hari.

Pemanfaatan jerami padi melalui fermentasi sebagai pakan ternak ruminansia dapat mengurangi jumlah produksi limbah pertanian dan sebagai alternatif yang bisa memecahkan persoalan mengenai pakan saat musim kemarau.  Untuk itu, dapat direkomendasikan beberapa hal berikut ini: (1) Bagi petani agar dapat memanfaatkan secara optimal jerami padi untuk diolah sebagai pakan ternak melalui bioteknologi fermentasi, sehingga jerami tidak dibakar percuma. (2) Bagi pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, terutama instansi terkait agar teknologi bioteknologi melalui fermentasi jerami padi harus terus di sosialisasikan pada masyarakat khususnya peternak dan petani yang umumnya memiliki pengetahuan yang rendah tentang fermentasi jerami padi.