ROAD MAP KEMARITIMAN DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

ABSTRAK

Pembangunan kemaritiman salah satu yang diarahkan untuk mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2016-2021 yakni mewujudkan “Kutai Kartanegara Maju, Mandiri, Sejahtera dan Berkeadilan”. Berkaitan dengan hal tersebut dilakukan penelitian road map kemaritiman dengan tujuan untuk memberikan gambaran kinerja pembangunan kemaritiman di Kabupaten Kutai Kartanegara, menduga nilai ekonomi dan kebutuhan investasi pembangunan kemaritiman, merumuskan perencanaan spasial pembangunan kemaritiman di wilayah studi, menyusun rencana pengembangan kemaritiman di Kabupaten Kutai Kartanegara dalam jangka pendek, menengah dan panjang.

Penelitian ini dilaksanakan selama 6 (enam) bulan, lokasi penelitian adalah 3 (tiga) kecamatan pesisir Kabupaten Kutai Kartanegara yakni Kecamatan Muara Badak, Muara Jawa dan Samboja. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah purposive sampling. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Menggunakan metode pendekatan valuasi ekonomi, analisis ICOR (Incremental Capital-Output Ratio), Analisis Sistem Informasi Geografis (SIG), Analisis konten dan LFA (Logical Framework Analysis).

Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja pembangunan kemaritiman dari sektor perikanan dan kelautan tumbuh sebesar 5,2% per tahun, transportasi 6,6% dan wisata bahari sekitar 7%. Pendugaan nilai ekonomi maritim sebesar Rp 2.818,25 miliar terdiri dari nilai ekonomi perikanan tangkap Rp 2.423,6 miliar, perikanan tambak Rp 210,5 miliar, perhubungan laut Rp 177,1 miliar dan wisata bahari Rp 7,05 miliar per tahunnya. Kebutuhan investasi perikanan pada tahun 2021 untuk mencapai pertumbuhan rata-rata 5% per tahun dengan asumsi inflasi 8% per tahun adalah Rp 801,883 miliar. Luas wilayah pengembangan maritime untuk perikanan budidaya/tambak adalah 19.390 ha, perikanan tangkap 87.373,7 ha, tambat nelayan/dermaga pendaratan ikan 1,70 ha, industri swasta 501,72 ha, pelabuhan 1,43 ha dan untuk wisata bahari seluas 12,82 ha. Program-program pengembangan kemaritiman di Kabupaten Kutai Kartanegara dalam jangka pendek, menengah dan panjang terdiri dari (1) Pengembangan konektivitas laut dan industri maritim; (2) Peningkatan kesejahteraan nelayan dan pembudidaya; (3) Pengembangan industri perikanan dan hasil laut; (4) Penanggulangan IUU (illegal, unrepoted and unregulated) fishing; (5) Penataan ruang pesisir untuk perikanan dan wisata bahari, dan (6) Pengelolaan wisata bahari berbasis IT dan ekonomi kreatif.