KAJIAN EKONOMI DAN PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK

PADA USAHATANI DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

ABSTRAK




Pertanian organik adalah teknik budidaya bahan alami tanpa kimia sintetis. Arah kebijakan pertanian Kutai Kartanegara kedepan pada system pertanian organik, bertujuan menghasilkan produk pertanian yang aman dan pendapatan petani meningkat. Tujuan penelitian: 1) untuk menyitakutifiksi jenis dan dosis atau konsentrasi pupuk organik yang digunakan oleh petani, 2) untuk mengetahui tingkat pendapatan petani dan kelayakan usaha tani menggunakan pupuk organik, 3)  Bagaimana strategi kebijakan pengelolaan pupuk organik berkelanjutan dan menjamin kesejahteraan. Metode penelitian: jenis penelitian merupakan gabungan (mixed) kualitatif dan kuantitatif, menurut Sugiono(2012) kedua metode dapat digabungkan dan digunakan secara bergantian. Analisis yang digunakan R/C ratio dan Analisisi SWOT. Hasil Penelitian: jenis dan dosis atau konsentrasi pupuk organic yang digunakan oleh petani di 5 kecamatan yaitu : Mig 6 10-20 liter, Jamu Sikat Tanaman (JST) 20 liter, Green Strar 300 gram, POC Nasa 10 liter, Petro organik 800 kg.Tingkat pendapatan petani dan kelayakan usaha tani yang menggunakan pupuk organik di semua  komoditi yang dikaji di 5 kecamatan memperoleh keuntungan dan kelayakan usaha karena nilai R/C rasio >1 dengan tingkat pendapatan yang bervariasi tergantung komoditi yang dikembangkan.Strategi kebijakan pengelolaan pupuk organik berkelanjutan dengan cara pemanfaatan potensi limbah organic petani dan peternak yang begitu besar.