ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TINGGINYA TINGKAT KEMISKINAN DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

ABSTRAK

 

Kemiskinan di Kabupaten Kutai Kartanegara hendaknya menjadi perhatian penting dari berbagai pihak. Hal ini mengingat jumlah penduduk miskin di Kabupaten Kutai Kartanegara berdasarkan data BPS masih sebesar 56.570 orang (2017). Tujuan penelitian ; (1) Untuk menganalisis faktor-faktor tingginya tingkat kemiskinan di Kabupaten Kutai Kartanegara (2) mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi dalam mengatasi masalah kemiskinan (3) menyusun rekomendasi dalam rangka untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Ruang lingkup wilayah studi adalah wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Sampel lokasi studi berada pada 13 kecamatan, di tiga wilayah yaitu: 1) Wilayah Pesisir meliputi : Kec. Muara Jawa, Kec. Sanga-Sanga, Kec. Anggana dan Kec. Loa Janan, Kec. Muara Wis, Kec. Muara Muntai, Kec. Kenohan dan Kec. Kembang Janggut. Kesimpulan yang ditarik dalam penelitian ini sebagai berikut :

  1. Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Kutai Kartanegara memang terus menurun secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir namun jumlah penduduk miskin di Kabupaten yang kaya sumber daya alam dan disebut-sebut mempunyai APBD tertinggi di Indonesia ini pada tahun 2014 masih cukup tinggi yaitu 7,51% dan untuk Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur dari segi jumlah penduduk miskin merupakan yang terbanyak, walaupun bila dilihat dari segi prosentase penduduk miskinnya maka Kabupaten Kutai Kartanegara menempati urutan keempat setelah Kabupaten Paser, Kutai Barat dan Penajam Paser Utara.
  2. Masih tingginya jumlah penduduk miskin di Indonesia termasuk di Kabupaten Kutai Kartanegara menyebabkan seolah-olah pemerintah tidak berupaya untuk menanggulanginya, padahal sebenarnya pemerintah dari Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Derah telah berupaya untuk menaggulanginya dan menurunkan jumlah penduduk miskin. Bisa jadi memang program-program penanggulangan kemiskinan yang dilakukan belum mampu secara efektif menurunkan angka kemiskinan, namun bisa jadi pula karena pengaruh faktor-faktor tertentu yang memang sangat berperan dalam menentukan tingkat kemiskinan baik yang disebabkan oleh pengaruh tingkat lokal (daerah), nasional maupun regional/internasional.
  3. Faktor-faktor tingginya penyebab kemiskinan di Kabupaten Kutai Kartanegara antara lain: a) Melemahnya perekonomian global dan pemutusan hubungan kerja, b) Tingginya tingkat pengangguran, c) Kenaikan harga barang, d) Pendidikan formal dan keterampilan yang rendah, e) Kepemilikan dan legalitas aset, f) Tingginya migrasi dan g) Menurunnya Kualitas Lingkungan.
  4. Pemasalahan yang banyak dihadapi dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai berikut : a) Keberadaan data penduduk miskin yang beragam, b) Kurang sinkronnya pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan, c) Pekanya jumlah penduduk miskin karena pengaruh faktor luar dan d) Sifat pesimis dan apatis penduduk miskin.