Kabar Fokus Grup Diskusi

fgd

fgd

Tenggarong, Pesta adat dilaksanakan pada setiap tahunnya di Tenggarong yang disebut Erau mempunyai arti sebagai keramaian yang sangat meriah. Erau dianggap sebagai puncaknya pesta adat yang tentunya tinggi nilainya di Kutai Kartanegara, pada saaat ini Kegiatan Erau adat di  kolaborasikan dengan EIFAF. Sudah barang tentu pesta budaya Erau ini harus dimanfaatkan tidak hanya untuk melestarikan seni dan budaya tetapi juga  sebagai sarana meningkatkan ekonomi masyarakat. Melihat perkembangan erau beberapa waktu ini menimbulkan keprihatinan tersendiri dimana ketika pelaksanaan Erau terlihat sangat meriah yang terlihat benyaknya pengunjung berdatangan pada erau tersebut tetapi begitu kegiatan Erau selesai Tenggarong seolah seperti kota mati, penomena ini perlu menjadi pemikiran kita bersama agar semarak kegiatan erau bisa terus dirasakan paska kegiatan erau yang ditandai dengan banyaknya kunjungan ke Kutai Kartanegara khususnya Tenggarong, dengan diadakannya Fokus Grup Diskusi (FGD) ini diharapkan dapat mengolah masukan pemikiran dari peserta FGD sehingga menghasilkan sebuah rekomendasi untuk dasar pengambilan kebijakan agar kegiatan Erau kedepan jadi lebih baik dan paska erau  jumlah kunjungan wisatan ke Kutai kartanegara jadi lebih meningkat dan dampaknya akan meningkatkan ekonomi masyarakat, hal ini ungkapkan oleh Assisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Kabupaten kutai Kartanegara Bapak H. Chairil Anwar, SH.,M.Hum pada acara Fokus Grup diskusi di Balitbangda pada Hari Rabu, tanggal 28 Nopember 2018 yang lalu, sementara itu Kepala Badan penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Bapak Ir. H. Akhmad Hardi Dwi putra mengatakan bahwa Kegiatan FGD dengan tema “Bena Benua Etam melalui pelaksanaan Erau/EIFAF dalam rangka turut serta mendukung Pelestarian Budaya dan peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten kutai Kartanegara”.  ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi, masukan dan saran  para peserta diskusi  dari OPD terkait, Akademisi, Perbangkan dan pedagang agar menghasilkan sebuah rekomendasi yang dapat dijadikan dasar bagi pengambilan kebijakan Pemerintah Daerah  khususnya tentang kegiatan Erau. (nrm)

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × two =