Renungan Kreatif

Artikel 10 Oct 2017
Renungan Kreatif

Ketergantungan terhadap  hasil sumber daya alam yang berlimpah  membuat kita tertidur lelap dan ketika kita bangun dari tidur ternyata kita dihadapkan dengan kenyataan bahwa sumber daya alam berupa tambang minyak bumi, batubara dan semua sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui yang dibangga-banggakan selama ini sudah sangat berkurang, ini tentunya sangat berpengaruh terhadap pendapatan daerah yang bersumber dari dana bagi hasil dari sektor pertambangan semantara itu pendapatan asli daerah (PAD) kita saat ini masih sangat jauh dari yang diharakan.

Merosotnya Dana Bagi Hasil (DBH) pusat dan daerah sangat berdampak terhadap APBD kutai Kartanegara akibatnya pembangunan didaerah pun menjadi terhambat dan macet, sementara itu pendapatan asli daerah kita saat ini masih berkisar hanya  Rp. 300 miliar saja, tentunya  masih sangat jauh untuk menopang pembangunan daerah.

Jika kita lihat daerah lain yang pendapatan asli daerahnya lebih besar dari dana bagi hasil terlihat lebih mandiri dalam hal pembangunan daerahnya. ini disebabkan pendapatan asli daerah lebih stabil dari pendapatan bagi hasil dikarenakan dana yang bersumber dari migas sangat bergantung dari perdagangan migas dunia, ketika harga migas mengalami kenaikan atau penurunan maka imbasnya persentase pembagian hasil pun mengalami perubahan ketika mengalami kenaikan ini sangat diharapkan untuk lebih banyak membatu percepatan pembangunan daerah akan tetapi ketika mengalami penurunan  sangat berpengaruh terhadap pembangunan daerah seperti yang kita rasakan saat ini pembangunan menjadi terhambat bahkan macet di Kutai Kartanegara.

Belajar dari pengalaman tersebut perlu bagi kita semua terlebih khusus pemangku kebijakan yang ada untuk merubah pola fikir dari ketergantungan terhadap dana bagi hasil kemudian mencoba mencari dan menggali sumber-sumber lain sebagai pemasukan bagi pendapatan asli daerah, jika kita mencoba berfikir dan mengamati dengan sekasama masih banyak potensi daerah yang dapat kita manfaatkan sebagai sumber pendapatan asli daerah walaupun potensi  pada setiap sumber tersebut tidak menghasilkan nominal yang besar tetapi paling tidak kita sudah berusaha untuk menggali  potensi PAD yang ada, lebih baik berbuat hal yang kecil dari pada hanya duduk diam menunggu dana bagi hasil dan tidak berbuat apa-apa.

Leave A Reply